PENGKOL.NGAWIKAB.ID – Ditengah kekhawatiran pandemi Covid-19, masyarakat harus tetap waspada dengan penyakit lain yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. Salah satu penyakit yang masih perlu diwaspadai yaitu DBD. Demam Berdarah Dengue atau DBD merupakan salah satu jenis penyakit yang kerap terjadi di kala musim hujan akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebarannya adalah dengan penyemprotan atau fogging.

Fogging dilaksanakan hari Kamis (25/11) di lingkungan RT 01 Dusun Plelek Desa Pengkol Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi. 

Kepala Desa Pengkol Fuad Ari Sulistyo mengatakan, adanya penyakit Demam Berdarah atau sering kali disebut dengan penyakit DBD, maka bentuk kepedulian Pemerintah Desa yang menggandeng Dinas Kesehatan terhadap masyarakat sekitar, Pemerintah Desa Pengkol merasa perlu memastikan agar warga sekitar tetap aman dan tidak terjangkit penularan DBD dengan cara melakukan penyemprotan (fogging).

Walaupun fogging telah dilaksanakan, namun tetap diperlukan dukungan,kerjasama, dan peran aktif dari seluruh warga masyarakat melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M Plus, yaitu :

  • Menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain;
  • Menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya;
  • Mendaur/ menggunakan kembali  yang sudah tak terpakai dan cara lain diantaranya menaburkan bubuk larvasida (lebih dikenal dengan bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dikuras dan dibersihkan.